Kekalahan Real Madrid Menyisakan Luka Mendalam

Real Madrid yang mengalami kekalahan telak kontra Sevilla dengan perolehan skor 0-3 pada kompetisi lanjutan La Liga. Marcelo mengatakan jika kekalahan tersebut sebagai sebuah kekalahan yang sangat menyakitkan.
Madrid yang mengalami kekalahan 0-3 ketika melawat ke Ramon Sanchez Pizjuan, pada hari Kamis (27/9/2018) dini hari WIB. Los Merengues justru telah tertinggal sebanyak dua gol sejak pertandingan pada menit ke-21 melalui brace Andre Silva.
Madrid yang pada saat itu bukannya kembali bangkit, namun justru kejebol lagi. Gawang Thibaut Courtois kembali dijebol oleh Wissam Ben Yedder pada menit ke-39.
Padahal, pada kompetisi tersebut, Madrid sudah berhasil mendominasi pada hal penguasaan bola sampai mencapai 66%. Madrid yang melakukan 21 tembakan, akan tetapi cuma sebanyak tiga tembakan yang berhasil mengarah ke arah gawang.
Dan kebalikannya, Sevilla bermain dengan efisien. Mereka melakukan 16 percobaan dan tujuh diantaranya berhasil tepat sasaran sampai tiga yang berhasil disarangkan ke gawang.
Marcelo mengakui jika tim Madrid perform di bawah penampilan yang seharusnya mereka tampilkan pada babak pertama. Dirinya pun mengatakan jika Sevilla perform dengan lebih oke.
“Kalian mesti mengakui jika Sevilla perform dengan oke pada babak pertama. Kami yang lebih menguasai bola pada babak kedua, namun mereka memang sudah amat membahayakan dari serangan balik. Mereka merupakan tim rival yang amat hebat dan kami malah lemah untuk melawan tim yang sekuat Sevilla,” papar Marcelo.
“Pada babak kedua, jika saja sepakan dari Luka berhasil berbuah gol, kompetisi bakal berbeda,” ujar Marcelo.
Kekalahan tersebut merupakan kekalahan pertama yang dialami Madrid pada musim ini. Dan kekalahan pertama itu berhasil menimbulkan efek luka yang berbeda. Marcelo pun sadar jika negatif bakal berakibat terhadap mental dari para pemain pada sisa musim.
“Jika kalian mengalami kekalahan, yang telah kehilangan tiga poin maka musim bakal berlangsung tak sama,” ujar pemain berkebangsaan Brasil tersebut.
“Kami mesti merubahnya sejak saat ini. Kekalahan memang sangat menyakitkan, namun kami mesti memaksa diri kami untuk terus menatap ke kompetisi selanjutnya yang akan kami lakoni,” ujar dia.